Dompu, NTB — Hujan deras yang mengguyur wilayah Dompu, Pulau Sumbawa, pada Jumat malam mengakibatkan banjir bandang yang merendam ratusan rumah dan fasilitas umum. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat setidaknya 50 rumah rusak parah akibat terjangan air.
Kronologi Terjadinya Banjir
Menurut laporan warga, hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sejak sore hari. Air dari hulu sungai meluap dengan cepat, membawa material lumpur dan kayu, sehingga memperparah kerusakan di pemukiman yang berada di bantaran sungai.
Banjir datang tiba-tiba sekitar pukul 20.30 WITA, membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.
Dampak Terhadap Pemukiman dan Fasilitas Umum
Selain rumah warga, banjir juga merusak jalan desa, jembatan kecil, dan saluran irigasi. Sekolah dasar di Desa Nusa Jaya bahkan terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.
Sejumlah fasilitas listrik padam karena gardu distribusi terendam air, memutus pasokan listrik di beberapa desa.
Langkah Cepat BPBD dan Relawan
BPBD Dompu bersama tim relawan segera mengevakuasi warga terdampak ke posko darurat. Bantuan logistik berupa makanan siap saji, selimut, dan air bersih telah didistribusikan sejak dini hari.
Petugas juga mendirikan dapur umum dan pos kesehatan di balai desa untuk melayani warga yang mengungsi.
Kondisi Cuaca dan Peringatan BMKG
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Pulau Sumbawa selama tiga hari ke depan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap ancaman banjir susulan dan tanah longsor.
Warga yang tinggal di daerah rawan diminta untuk mengungsi sementara jika curah hujan tinggi kembali terjadi.
Kesaksian Warga Terdampak
Salah satu warga, Rahmat (45), menceritakan bahwa air datang dalam hitungan menit dan menghanyutkan perabot rumahnya. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang berharga karena prioritas menyelamatkan keluarganya.
“Air langsung masuk rumah, kami hanya sempat bawa pakaian seadanya,” ujarnya dengan wajah lelah di posko pengungsian.
Penanganan Jangka Panjang
Pemerintah daerah berencana membangun tanggul pengaman sungai untuk mencegah banjir serupa di masa depan. Selain itu, normalisasi sungai akan dilakukan untuk memperlancar aliran air saat hujan deras.
Organisasi lingkungan lokal juga mendorong reboisasi daerah hulu agar daya serap tanah meningkat.
Baca Juga :
Dompu Pulau Sumbawa Galakkan Vaksinasi Ternak untuk Tekan Wabah PMK
Penutup
Banjir bandang di Dompu menjadi peringatan serius akan pentingnya pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana. Kerjasama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pemulihan daerah terdampak.
Sementara itu, warga terus berharap agar bantuan segera datang dan kehidupan mereka bisa kembali normal secepat mungkin.




