Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Mengenal Sakeco, Tradisi Tutur Sarat Makna dari Sumbawa

cek disini

Sakeco, tradisi lisan masyarakat Sumbawa. (Dok. Ditjen Kebudayaan Kemendikbud)

Sumbawa tidak hanya terkenal dengan keindahan pantai dan pesona alamnya, tetapi juga memiliki kekayaan budaya yang masih terjaga hingga kini. Salah satu tradisi yang sarat makna adalah Sakeco, yaitu seni tutur khas masyarakat Sumbawa yang biasanya dibawakan dalam bentuk syair berirama. Tradisi ini mengajarkan nilai moral, kearifan lokal, sekaligus menjadi hiburan yang digemari masyarakat.

Sakeco umumnya dituturkan dalam bahasa daerah Sumbawa dengan alunan suara khas dan penuh penghayatan. Karena itu, tradisi ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga media pendidikan sosial yang diwariskan secara turun-temurun.

Asal-usul dan Fungsi Sakeco

Tradisi Sakeco dipercaya telah ada sejak ratusan tahun lalu. Awalnya, Sakeco digunakan sebagai sarana komunikasi lisan antarwarga. Seiring waktu, fungsinya berkembang menjadi hiburan sekaligus media penyampai pesan moral dan nasihat kehidupan.

Sakeco biasanya dituturkan pada acara pernikahan, syukuran, hingga kegiatan adat lainnya. Dengan demikian, tradisi ini memiliki kedudukan penting dalam memperkuat ikatan sosial dan menjaga kelestarian bahasa daerah.

Rangkaian dan Ciri Khas Sakeco

Dalam praktiknya, Sakeco dibawakan oleh dua orang atau lebih yang saling berbalas syair. Irama yang digunakan khas dan penuh improvisasi, sehingga setiap penampilan terasa hidup dan dinamis. Selain itu, isi syair sering kali menyinggung realitas sosial, cinta, maupun nilai keagamaan.

Menariknya, pendengar tidak hanya terhibur, tetapi juga diajak untuk merenung. Oleh karena itu, Sakeco dianggap sebagai bentuk seni yang mendidik sekaligus menghibur.

Baca Juga :mengenal Tradisi Nuja Rame, Gotong Royong Ibu-ibu di Sumbawa

Nilai Budaya dalam Sakeco

Sakeco mengajarkan masyarakat untuk menghargai kata-kata, menjaga etika dalam bertutur, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Tradisi ini juga menegaskan betapa pentingnya seni lisan dalam membentuk karakter masyarakat Sumbawa.

Lebih dari itu, Sakeco berperan sebagai identitas budaya lokal yang membedakan masyarakat Sumbawa dengan daerah lain di Indonesia. Pada akhirnya, keberadaan Sakeco menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat.

Tantangan dan Upaya Pelestarian

Seiring perkembangan zaman, generasi muda mulai jarang mendengarkan atau mempelajari Sakeco. Jika tidak segera dilestarikan, tradisi ini dikhawatirkan akan tergeser oleh budaya modern. Namun demikian, pemerintah daerah bersama komunitas budaya berupaya menghidupkan kembali Sakeco melalui festival seni dan pendidikan di sekolah.

Dengan adanya pelestarian tersebut, Sakeco diharapkan tetap lestari dan mampu memperkuat identitas budaya Sumbawa di tengah arus globalisasi.

Kategori: Budaya, Sumbawa, Tradisi Lisan

Tag: Sakeco, Tradisi Sumbawa, Seni Tutur, Budaya NTB

Topik: Pelestarian Tradisi Tutur Sakeco di Sumbawa

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *