Ratusan petani di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat,
melakukan blokade jalan utama sebagai bentuk protes atas anjloknya harga jagung di pasar lokal. Aksi tersebut terjadi pada Senin pagi
dan langsung menyedot perhatian publik karena jalan lintas Dompu–Bima menjadi macet total selama beberapa jam.
Para petani menyatakan bahwa penurunan harga jagung hingga lebih dari 30 persen sejak dua minggu terakhir membuat mereka merugi.
Selain itu, biaya produksi yang tinggi semakin menambah tekanan ekonomi. Oleh sebab itu, mereka menuntut agar pemerintah segera
menetapkan harga beli jagung minimal untuk menjaga kestabilan pendapatan petani.
Aksi Blokade Jalan Berlangsung Tertib
Meski aksi berlangsung memanas, situasi tetap terkendali. Para petani menutup jalan dengan traktor dan tumpukan karung jagung.
Selain itu, aparat kepolisian hadir untuk mengamankan kawasan dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi gesekan.
Salah satu koordinator aksi mengatakan bahwa langkah drastis ini terpaksa dilakukan demi menarik perhatian pemerintah.
Menurutnya, petani jagung adalah tulang punggung ekonomi Dompu. Informasi terkait sejarah dan potensi pertanian di wilayah ini dapat dilihat
di halaman Wikipedia Dompu.
Tuntutan Petani yang Disampaikan ke Pemerintah
Dalam dialog singkat, para petani mengajukan beberapa tuntutan utama, di antaranya:
- Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk komoditas jagung.
- Pengawasan tengkulak dan stabilisasi harga pasar.
- Subsidi pupuk dan bibit bagi petani berpenghasilan rendah.
- Transparansi distribusi bantuan pertanian.
Mereka menegaskan bahwa tanpa intervensi pemerintah, ribuan keluarga petani akan kesulitan bertahan.
Oleh karena itu, tuntutan tersebut dianggap sangat mendesak.
Respon Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Dompu bergerak cepat dengan memfasilitasi dialog. Mereka berjanji melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi
dan pusat untuk mencari solusi. Selain itu, pemda juga mengaku akan menyiapkan program pendataan ulang petani
agar bantuan berjalan lebih tepat sasaran.
Dampak Ekonomi Jangka Pendek
Ekonom daerah memperingatkan bahwa fluktuasi harga jagung dapat berdampak pada seluruh rantai pasokan.
Oleh karena itu, pemulihan harga menjadi prioritas agar tidak menurunkan daya beli masyarakat di Dompu.
Untuk memahami dinamika pasar komoditas di Indonesia secara lebih luas, Anda dapat merujuk pada halaman
Pertanian di Indonesia.
Aksi Selesai, Jalan Kembali Dibuka
Aksi blokade berakhir pada siang hari setelah pemerintah daerah bersedia menandatangani dokumen kesepakatan awal.
Selain itu, para petani berjanji akan menggelar aksi lanjutan jika tidak ada tindak lanjut dalam waktu dekat.
Warga yang melintas mengapresiasi aksi tertib tersebut meskipun menyebabkan kemacetan. Mereka berharap solusi cepat
dapat diambil demi stabilitas ekonomi Dompu.
Baca juga:
Fakta Jagung di Indonesia












